Akuntansi Sebenarnya Mudah Kalau Kita Bisa Membuat
Logika setiap Laporan Keuangan
Senin, 14 September 2009
A. DEFINISI AKUNTANSI
Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2
(dua) sudut pandang yaitu:
1.
Fungsi dan Kegunaan
Akuntansi merupakan
aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai
kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat dalam
pengambilan keputusan.
2.
Proses Kegiatan
Akuntansi adalah seni
mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-ttransaksi kejadian
yang sekurang-kurangnya atau sebagaian bersifat keuangan dengan cara
menginterpretasikan hasil-hasilnya.
Akuntansi dan Tata Buku
Akuntansi lebih luas dari Tata Buku
sebab Tata Buku hanyalah pencatatan secara sistimatis transaksi/kejadian yang
dinyatakan dengan nilai uang.
Cabang Akuntansi
Terdapat 3 (tiga) cabang akuntansi
yaitu:
1.
Akuntansi keuangan
Adalah cabang
akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak ekstern seperti
investor, kreditor, dan Bapepam.
2.
Akuntansi manajemen
Adalah cabang
akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak intern organisasi atau
manajemen.
3.
Akuntansi Pemerintah
Adalah cabang
akuntansi yang memproses transaksi-transaksi keuangan pemerintah yang
menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan
APBN/APBD kepada rakyat melalui lembaga legislatif serta untuk kepentingan
pihak-pihak yang terkait.
B. SIKLUS AKUNTANSI
Berdasar gambar di atas dapat kita
uraikan bahwa siklus akuntansi adalah sebagai berikut:
1.
Pencatatan Data ke dalam dokumen sumber/bukti transaksi.
2.
Penjurnalan, yaitu menganalisis dan mencatat transaksi dalam jurnal (buku
harian)
3.
Melakukan posting ke Buku Besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari
jurnal ke rekening Buku Besar.
4.
Penyusunan Neraca Saldo yaitu menyiapkan Neraca Saldo unttuk mengecek
keseimbangan Buku Besar.
5.
Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahya pada Neraca Saldo.
6.
Membuat ayat-ayat penutup yaitu menjurnal dan memindahbukukan ayat-ayat
penutup.
7.
Penyusunan Laporan Keuangan yaitu Laporan Rugi Laba, Laporaan Perubahan
Modal dan Neraca.
C. PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Aktiva
= harta yang dimiliki
perusahaan yang merupakan sumber
ekonomi. Contoh: kas,
piutang, gedung dsb.
Hutang =
kewajiban yang menjadi beban perusahaan. Contoh:
hutang pembelian
kredit
Modal
= hak atau klaim pemilik atas
aktiva perusahaan. Contoh:
Setoran modal oleh
pemilik.
D. ANALISIS TRANSAKSI
1.
Transaksi yang mempengaruhi Aktiva
1.
Pembellian aktiva/aset secara tunai
Contoh
= suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan seharga
Rp. 100.000.000,-
secara tunai
Analisis =
transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas
perusahaan berkurang
sebesar Rp. 100.000.000,- dan kendaraan bertambah senilai Rp. 100.000.000,-
2.
Pembelian aktiva/aset secara kredit
Contoh
= suatu perusahaan membeli mesin foto kopi seharga
Rp.50.000.000,- secara
kredit.
Analisis
= transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu
peralatan bertambah
senilai Rp. 50.000.000,-dan Hutang bertambah senilai Rp. 50.000.000,-.
3.
Penjualan aktiva/aset secara tunai
Contoh
= suatu perusahaan menjual kendaraan seharga
Rp.80.000.000,- secara
tunai .
Analisis
= transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas
perusahaan bertambah
sebesar Rp. 80.000.000,- dan kendaraan perusahaan berkurang senilai
Rp.80.000.000,-
2.
1.
Penjualan aktiva/aset secara kredit
Contoh =
suatu perusahaan menjual kendaraan seharga
Rp.150.000.000,-
secara kredit
Analisis
= transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu
kendaraan berkurang
senilai Rp. 150.000.000,- dan piutang perusahaan bertambah sebesar
Rp.150.000.000,-
1.
Transaksi yang mempengaruhi Hutang
1.
Pembelian aktiva/aset secara kredit
Contoh
= suatu perusahaan membeli sebuah mesin secara kredit
seharga Rp.
200.000.000,-
Analisis
= transaksi tersebut akan mempengaruhi hutang yaitu
hutang perusahaan
bertambah sebesar Rp.200.000.000,- dan peralatan bertambah sebesar
Rp.200.000.000,-.
2.
Pembayaran hutang
Contoh
= suatu perusahaan membayar hutang sebesar
Rp.50.000.000,-
Analisis
= transaksi tersebut mempengaruhi hutang yaitu
Hutang perusahaan berkurang
sebesar Rp. 50.000.000,- dan kas berkurang sebesar Rp. 50.000.000,-.
2.
Transaksi yang mempengaruhi Modal
1.
Penambahan investasi pemilik
Contoh
= Mr. X melakukan penyetoran sebesar Rp. 75.000.000,-
ke kas perusahaan
sebagai tambahan modal.
Analisis
= transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu
modal perusahaan
bertambah sebesar Rp. 75.000.000,- dan kas perusahaan bertambah sebsesar Rp.
75.000.000,-.
2.
Pengurangan investasi pemilik
Contoh
= Mr. T melakukan penarikan uang perusahaan untuk
keperluan pribadi
sebesar Rp. 25.000.000,-
Analisis
= transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu
modal perusahaan
berkurang sebesar Rp. 25.000.000,- dan kas berkurang sebesar Rp. 25.000.000,-.
Latihan 1
Transaksi yang mempengaruhi Aktiva:
Analisislah transaksi-transaksi sebagai
berikut:
1.
Pembelian aktiva tetap secara tunai senilai Rp. 2.000.000,-
2.
Penerimaan kas atas piutang perusahaan senilai Rp. 200.000,-
Jawab:
1.
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
2.
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
Latihan 2
Transaksi yang mempengaruhi Hutang:
Analisislah transaksi-transaksi sebagai
berikut:
1.
Pembelian aktiva tetap secara kredit senilai Rp. 4.000.000,-
2.
Pembayaran hutang senilai Rp. 100.000,-
Jawab:
1.
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
2.
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
Latihan 3
Transaksi yang
mempengaruhi Modal:
Analisislah transaksi-transaksi sebagai
berikut:
1.
Penambahan investasi oleh pemilik sbesar Rp. 3.000.000,-.
2.
Pengambilan untuk pribadi sebesar Rp.300.000,-
Jawab:
1.
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
2.
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
E. BASIS AKUNTANSI
Basis akuntansi menyatakan saat pengakuan atas
transaksi yang merupakan dasar pencatatan transaksi tersebut.
Terdapat 2 (dua) basis
akuntansi yaitu basis kas dan basis akrual.
Basis Kas
Suatu transaksi yang diakui dan dicatat berdasarkan
saat kas diterima dan dikeluarkan.
Basis Akrual
Suatu transaksi diakui dan dicatat berdasarkan
pengaruh transaksi pada saat kejadian dan dicatat serta dilaporkan pada periode
yang bersangkutan.
Latihan 4
Hotel SEPITRUS pada tanggal 30 Desember
2002 menerima pembayaran dimuka sewa kamar dari seorang tamu hotel sebesar Rp.
1.000.000,- untuk sewa kamar selama 4 hari.
Bagaimana pencatatan dan pelaporan
transaksi tersebut dengan basis kas dan basis akrual?
Jawab:
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
Latihan 5
Pada tanggal 1 Januari 2000 telah dilakukan pembayaran
biaya iklan untuk periode 24 bulan sebesar Rp. 24.000.000,-.
Bagaimana pencatatan dan pelaporan transaksi tersebut
dengan basis kas dan basis akrual?
No comments:
Post a Comment